Workshop E-Resource Academic untuk Karya Ilmiah Mahasiswa yang Berkualitas

Karya ilmiah bagi mahasiswa adalah core activity selama menempuh studi di perguruan tinggi. Karena itu, kualitas karya ilmiah menjadi salah satu indikator utama keberhasilan dan kualitas mahasiswa. Namun dalam kenyataannya, kualitas karya ilmiah belum sepenuhnya sesuai harapan. Bahkan dalam banyak kasus, mahasiswa cenderung instan dan terjebak dalam prilaku plagiat atau copy paste dari bahan-bahan yang secara mudah diakses secara online. Bahkan “setiap periode ujian skripsi masih ada mahasiswa tidak lulus karena terindikasi melakukan plagiat” papar Dr. Saparudin, M.Ag, Ketua Prodi PAI.

Lebih lanjut, Saparudin mengatakan menyadari masih rendahnya kualitas karya ilmiah mahasiswa, maka sejak tahun 2018, Ketua Prodi PAI mengeluarkan kebijakan bahwa setiap mahasiswa wajib melampirkan hasil chek plagiat dengan maksimum 20% tingkat similarity-nya sebagai syarat pendaftaran ujian skripsi. Selain itu, mahasiswa juga wajib merujuk minimal 5% artikel jurnal ilmiah untuk tahun 2018, dan 20% pada tahun 2022. Maka untuk mendukung kebijakan tersebut, dan untuk mengatasi persoalan di atas, maka workshop e-resource academic merupakan salah satu strategi yang tepat.

Dalam workshop tersebut, mahasiswa selain diberikan keterampilan manajemen referensi, juga diajarkan bagaimana mengakses literatur-literatur mutakhir yang berbasis jurnal ilmiah. Muhammad, M.Pd.I selaku narasumber  menjelaskan strategi praktis mengakses referensi dalam waktu singkat dari berbagai sumber dan open Journal access. Hal ini sangat penting diketahui terutama dalam penulisan skripsi mahasiswa. Menurutnya, selain murah dan mudah, mahasiswa terhindar dari plagiat, dan tentunya karya ilmiah yang dihasilkan lebih berkualitas.    

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *